TRABASNEWS — Absennya kontingen Kabupaten Batubara dalam parade defile pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-40 tingkat Provinsi Sumatera Utara menjadi sorotan. Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution bahkan menyinggung hal tersebut usai acara pembukaan di Lapangan Astaka, Deliserdang, Senin malam (15/6/2026).
Bobby mengaku belum mengetahui alasan ketidakhadiran kontingen Batubara dalam defile pembukaan tersebut. Ia baru mengetahui informasi itu setelah mendapat pertanyaan dari awak media.
“Saya belum dapat info. Batubara tidak mengirim ya? Batubara tidak mengirim,” ujar Bobby kepada wartawan.
Menurut Bobby, ketidakhadiran Batubara cukup mengejutkan. Pasalnya, sejumlah daerah dengan mayoritas penduduk nonmuslim justru tetap mengirimkan kontingen untuk mengikuti parade pembukaan MTQ.
“Justru Nias mengirim. Kita tahu Nias mayoritas nonmuslim. Kemudian Toba, Tapanuli Utara walaupun beberapa kontingen, tapi tetap ngirim,” katanya.
Dengan nada santai namun menyentil, Bobby kemudian melontarkan pernyataan yang mengundang perhatian.
“Batubara enggak tahu saya, masih Provinsi Sumatera Utara mudah-mudahan,” ucapnya sambil tersenyum.
Absennya Batubara dalam parade pembukaan memang menjadi perhatian. Sebab, kabupaten tersebut dikenal sebagai salah satu daerah dengan mayoritas penduduk muslim di Sumatera Utara dan selama ini rutin mengikuti pelaksanaan MTQ tingkat provinsi.
Sementara itu, Ketua Panitia MTQ ke-40 Sumut sekaligus Ketua Harian LPTQ Sumut, Muhammad Yasir Tanjung, menjelaskan bahwa Kabupaten Batubara sebenarnya telah terdaftar sebagai peserta MTQ Sumut 2026.
“Mereka sudah daftar. Semalam saya juga ditanya Pak Gubernur. Saya sampaikan bahwa Batubara sudah daftar,” jelas Yasir, Selasa (16/6/2026).
Yasir menambahkan, panitia bahkan telah memanggil nama Kabupaten Batubara saat parade defile berlangsung. Namun hingga giliran tampil, kontingen tersebut tidak terlihat memasuki arena.
“Panitia sudah menyebutkan nama Kabupaten Batubara saat defile. Tapi ketika dipanggil, mereka tidak ada,” ungkapnya.
Menurutnya, panitia sebelumnya telah mewajibkan seluruh kafilah hadir dalam acara pembukaan dan pemberitahuan telah disampaikan jauh hari.
Ia juga mengungkapkan bahwa Bupati Batubara, Baharuddin Siagian, telah berkomunikasi dengannya dan menyebut kontingen sebenarnya sudah diberangkatkan menuju lokasi.
“Bupati sudah konfirmasi ke saya juga bahwa mereka sudah kirim peserta,” katanya.
Hingga kini, belum diketahui secara pasti penyebab kontingen Batubara tidak hadir dalam parade defile pembukaan MTQ ke-40 Sumut meski telah terdaftar dan disebut sudah berada di sekitar lokasi kegiatan.
Sumber: Kaldera





















