TRABASNEWS – Aparat kepolisian dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Utara berhasil mengungkap kasus pembegalan yang menimpa seorang pedagang mie pecal di wilayah Medan Marelan. Dua pelaku yang terlibat dalam aksi brutal tersebut kini telah diamankan setelah sempat melarikan diri.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu, 15 April 2026, sekitar pukul 15.00 WIB di Jalan Ileng Uki Depan, Kelurahan Rengas Pulau. Korban bernama Juliana (37) diserang saat sedang beraktivitas. Pelaku diketahui membuntuti korban menggunakan sepeda motor sebelum melancarkan aksinya.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Pol. Ricko Taruna Mauruh, menjelaskan bahwa pelaku langsung menyerang korban ketika berhenti. “Pelaku menyayat lengan kanan korban menggunakan pisau kater, lalu merampas tas miliknya,” ujarnya dalam keterangan pers, Rabu (22/4/2026).
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka di bagian tangan. Meski nilai kerugian materi hanya sekitar Rp60 ribu, aksi kekerasan pelaku sempat mengundang perhatian publik setelah videonya beredar luas di media sosial.
Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi para pelaku. Tersangka pertama berinisial IH (29), warga Medan Belawan, ditangkap di kawasan Tanjung Morawa pada Senin malam (20/4/2026). Ia diketahui berperan sebagai pengendara sepeda motor saat kejadian.
Sementara itu, tersangka utama berinisial JS (30) sempat melarikan diri ke luar provinsi. Petugas akhirnya berhasil meringkusnya di Desa Rimba Sawang, Kabupaten Aceh Tamiang, pada Selasa dini hari (21/4/2026). JS disebut sebagai otak kejahatan yang merencanakan aksi serta melukai korban.
“Kedua pelaku sempat melakukan perlawanan saat ditangkap, sehingga petugas mengambil tindakan tegas terukur dengan menembak bagian kaki mereka,” kata Ricko.
Polisi juga mengungkap bahwa kedua pelaku merupakan residivis dengan kasus berbeda di masa lalu. Saat ini, petugas masih memburu satu orang lainnya yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) berinisial AL.
Barang bukti yang berhasil diamankan meliputi satu unit sepeda motor Honda Scoopy yang digunakan saat beraksi, pisau.
Sumber: Viva Medan



















