TRABASNEWS– Anggota DPRD Jember, Achmad Syahri As-Siddiqi, kembali menjadi sorotan publik setelah video dirinya bermain game sambil merokok saat rapat resmi viral di media sosial. Aksi tersebut menuai kritik tajam karena dinilai tidak mencerminkan sikap seorang wakil rakyat saat membahas persoalan penting terkait stunting dan layanan kesehatan.
Di tengah polemik yang berkembang, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jember, Hanan Kukuh Ratmono, mengungkap alasan di balik tindakan Achmad Syahri. Menurutnya, Syahri mengaku khawatir “sapi virtual” dalam permainan yang dimainkannya belum diberi makan.
“Dia bilang rapat dimulai pukul 10 pagi sampai sekitar jam 2 siang. Sekitar jam 1 siang dia ingat belum memberi makan sapi, tapi ternyata sapi yang dimaksud adalah sapi di game,” ujar Hanan menirukan pengakuan Syahri, Selasa (19/5/2026).
Meski alasan tersebut terdengar sepele, Fraksi Gerindra memastikan kejadian itu menjadi bahan evaluasi serius. Hanan menegaskan pihaknya telah melakukan pembinaan internal agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
“Kami melakukan evaluasi bersama supaya hal seperti ini tidak terjadi lagi ke depan. Ini harus menjadi yang terakhir kali terjadi di DPRD Jember,” tegasnya.
Video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan Achmad Syahri tengah memainkan game Clash of Clans sambil merokok di sela rapat dengar pendapat. Sikap itu memicu kecaman publik karena dianggap tidak menghormati forum resmi dan mengabaikan pembahasan isu masyarakat.
Usai videonya viral, Achmad Syahri akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat. Ia mengakui tindakannya merupakan sebuah kekhilafan.
“Saya meminta maaf kepada masyarakat Jember atas kegaduhan yang terjadi. Saya mengakui itu adalah kekhilafan,” ujar Achmad Syahri.
Sumber: Jawa Pos



















