TRABASNEWS – Sebanyak 24 jemaah calon haji dilaporkan wafat di Arab Saudi menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji 1447 Hijriah. Pemerintah juga mencatat puluhan jemaah lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit akibat kondisi kesehatan yang menurun.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaff, mengatakan hingga kini terdapat sedikitnya 67 jemaah yang masih dirawat di sejumlah rumah sakit di Arab Saudi. Salah satu jemaah yang meninggal dunia diketahui berasal dari Kota Medan, Sumatera Utara.
“Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya para jemaah haji di Tanah Suci,” ujar Maria dalam keterangan tertulis, Rabu, 13 Mei 2026.
Maria mengimbau seluruh jemaah untuk mulai menghemat tenaga menjelang puncak ibadah haji yang akan berlangsung pada pekan terakhir Mei 2026. Menurut dia, kondisi cuaca di Makkah dan Madinah saat ini cukup ekstrem dengan suhu mencapai 38 hingga 42 derajat Celsius.
“Jemaah perlu mengutamakan kesehatan. Hemat tenaga, cukup istirahat, makan tepat waktu, minum air putih yang cukup, dan selalu ikuti arahan petugas,” katanya.
Ia juga meminta jemaah tidak memaksakan diri melakukan aktivitas di luar hotel, terutama pada siang hari saat suhu sedang tinggi.
Khusus bagi jemaah lanjut usia, penyandang disabilitas, dan jemaah dengan risiko kesehatan tinggi, Maria meminta agar segera melapor kepada petugas jika mengalami gangguan kesehatan.
“Jangan menunggu kondisi memburuk. Kesehatan adalah bekal utama menuju puncak haji,” ucapnya.
Selain itu, pemerintah mengingatkan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) untuk terus mendampingi jemaah selama berada di Tanah Suci, mulai dari edukasi kesehatan hingga pembinaan ibadah.
Pemerintah Arab Saudi dan petugas haji Indonesia juga telah menerapkan pengaturan pergerakan jemaah menjelang puncak haji guna mengurangi kepadatan dan memperlancar mobilitas jemaah.
“Khusus jemaah gelombang kedua yang tiba melalui Jeddah, diimbau agar mengenakan kain ihram sejak di embarkasi,” kata Maria.
Hingga pekan ketiga pelaksanaan ibadah haji, tercatat sebanyak 341 kloter dengan total 132.057 jemaah dan 1.361 petugas telah diberangkatkan ke Arab Saudi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 240 kloter yang terdiri dari 92.767 jemaah dan 960 petugas sudah tiba di Makkah dari Madinah.
Sementara itu, sebanyak 67 kloter dengan total 25.541 jemaah dan 269 petugas gelombang kedua telah tiba di Tanah Suci melalui Jeddah. Adapun jumlah jemaah haji khusus yang telah tiba di Arab Saudi mencapai 5.766 orang.
Sumber : Tempo




















