• Tentang
  • Iklan
  • Redaksi
  • Privacy & Policy
  • Hubungi
Media Online Cepat Tepat Berimbang
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Viral
  • Bisnis
  • Medan
  • Entertainment
  • Lowongan Kerja
  • TrabasNews TV
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Viral
  • Bisnis
  • Medan
  • Entertainment
  • Lowongan Kerja
  • TrabasNews TV
No Result
View All Result
Media Online Cepat Tepat Berimbang
No Result
View All Result
Home Bisnis

Rupiah Tembus Rp17.600 per Dolar AS, Harga Mi Instan hingga Gadget Terancam Naik

administrator by administrator
May 16, 2026
in Bisnis
0
Rupiah Tembus Rp17.600 per Dolar AS, Harga Mi Instan hingga Gadget Terancam Naik
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

TRABASNEWS – Nilai tukar rupiah kembali tertekan hingga menyentuh level Rp17.600 per dolar Amerika Serikat pada Jumat (15/5/2026). Pelemahan mata uang Garuda ini dipicu kombinasi tekanan eksternal dan domestik yang membebani pasar keuangan nasional.

Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi mengatakan penguatan dolar AS terjadi akibat meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah, kenaikan harga minyak dunia, hingga ekspektasi suku bunga tinggi Amerika Serikat yang bertahan lebih lama.

Baca Juga

Evaluasi Bersama PT Inecda, PT Macan Sejahtera Cahaya Komitmen Tingkatkan Kinerja dan Prioritaskan Rekrutmen Warga Lokal

Loloskan Anggaran Pengadaan Motor Listrik MBG, Menkeu Purbaya Copot Dirjen Kemenkeu Luky Alfirman

Pemerintah Batasi Outsourcing Hanya 6 Bidang, Menaker: Demi Kepastian dan Perlindungan Pekerja

“Kondisi eksternal membuat dolar mengalami penguatan, kemudian harga minyak juga naik dan berdampak terhadap pelemahan mata rupiah,” ujar Ibrahim, Jumat (15/5/2026).

Selain faktor global, tekanan terhadap rupiah juga dipengaruhi kondisi dalam negeri. Ekonom Universitas Paramadina Wijayanto Samirin menilai potensi pelebaran defisit APBN, kebutuhan penerbitan utang pemerintah, hingga tekanan pada neraca pembayaran ikut memperberat posisi rupiah.

Pelemahan rupiah ini dinilai berisiko memicu imported inflation atau inflasi impor karena Indonesia masih bergantung pada bahan baku dan barang impor untuk memenuhi kebutuhan domestik.

Secara sederhana, masyarakat kini membutuhkan lebih banyak rupiah untuk membeli barang yang dibayar menggunakan dolar AS. Dampaknya diperkirakan mulai terasa pada sejumlah kebutuhan sehari-hari.

Guru Besar Universitas Airlangga Rahma Gafmi mengatakan komoditas berbasis impor seperti gandum dan kedelai menjadi sektor yang paling cepat terdampak.

“Pada komoditas berbasis impor seperti gandum dan kedelai, harga akan naik. Ini berarti harga mi instan, roti, tahu, dan tempe berpotensi merangkak naik,” katanya.

Indonesia masih mengimpor berbagai bahan pangan seperti gandum, kedelai, bawang putih, susu, hingga bahan baku pangan lainnya. Ketika rupiah melemah, biaya impor otomatis meningkat karena transaksi menggunakan dolar AS.

Kondisi itu membuat harga makanan olahan yang menggunakan bahan baku impor ikut berpotensi naik, mulai dari roti, biskuit, mi instan, hingga pakan ternak.

Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mengingatkan pelemahan rupiah dapat meningkatkan biaya produksi industri yang pada akhirnya dibebankan kepada konsumen.

“Kalau pelemahan rupiah ini tidak dimitigasi dengan cepat, dampaknya bisa langsung terasa ke biaya produksi, harga barang impor, sampai harga kebutuhan masyarakat,” ujar Misbakhun.

Tak hanya pangan, sektor elektronik dan gadget juga diprediksi terdampak cepat. Sebagian besar komponen elektronik, semikonduktor, hingga perangkat jadi masih bergantung pada impor dengan transaksi berbasis dolar AS.

Produk seperti telepon seluler, laptop, televisi, konsol gim, kamera, hingga perangkat elektronik rumah tangga diperkirakan mengalami penyesuaian harga ketika stok lama habis dan digantikan barang impor baru dengan kurs yang lebih mahal.

Tekanan serupa juga diprediksi terjadi pada obat-obatan dan kosmetik. Indonesia masih mengimpor bahan baku farmasi dalam jumlah besar sehingga kenaikan dolar otomatis meningkatkan biaya produksi industri farmasi.

Ekonom Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda menilai imported inflation akan mulai terasa pada berbagai barang yang berkaitan dengan impor.

“Imported inflation akan terjadi, terutama untuk barang yang terkait impor, baik bahan baku, penolong, ataupun konsumsi,” katanya.

Sementara itu, sektor otomotif juga dinilai rentan terdampak pelemahan rupiah, terutama kendaraan yang masih menggunakan komponen impor. Harga suku cadang, ban, pelumas, hingga komponen elektronik kendaraan diperkirakan ikut naik.

Rahma Gafmi menambahkan kenaikan harga BBM nonsubsidi akibat tekanan kurs dan harga minyak dunia juga dapat memicu kenaikan ongkos distribusi barang.

“Kenaikan harga BBM nonsubsidi meningkatkan ongkos angkut barang dari pelabuhan ke pasar. Akibatnya harga sayur-mayur lokal pun bisa naik meski bukan barang impor,” ujarnya.

Sumber: Kompas

Tags: DolarRupiah
Previous Post

Grand Max Ditabrak Kereta Api di Sunggal, Lansia Tewas Terpental dari Mobil

Next Post

Menjelang Puncak Haji, 24 Jemaah Indonesia Wafat di Tanah Suci

administrator

administrator

Related Posts

Evaluasi Bersama PT Inecda, PT Macan Sejahtera Cahaya Komitmen Tingkatkan Kinerja dan Prioritaskan Rekrutmen Warga Lokal
Bisnis

Evaluasi Bersama PT Inecda, PT Macan Sejahtera Cahaya Komitmen Tingkatkan Kinerja dan Prioritaskan Rekrutmen Warga Lokal

May 15, 2026
Loloskan Anggaran Pengadaan Motor Listrik MBG, Menkeu Purbaya Copot Dirjen Kemenkeu Luky Alfirman
Bisnis

Loloskan Anggaran Pengadaan Motor Listrik MBG, Menkeu Purbaya Copot Dirjen Kemenkeu Luky Alfirman

May 12, 2026
Next Post
Menjelang Puncak Haji, 24 Jemaah Indonesia Wafat di Tanah Suci

Menjelang Puncak Haji, 24 Jemaah Indonesia Wafat di Tanah Suci

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

info lowongan kerja

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bina Tirta Swimming Club Hadirkan Kejuaraan Renang Bergengsi Super Dad Bina Tirta Cup I 2025

Bina Tirta Swimming Club Hadirkan Kejuaraan Renang Bergengsi Super Dad Bina Tirta Cup I 2025

November 7, 2025
PT Gandaerah Hendana Beri Reward untuk Anggota Security dan Sortasi Terbaik dari PT Macan Sejahtera Cahaya

PT Gandaerah Hendana Beri Reward untuk Anggota Security dan Sortasi Terbaik dari PT Macan Sejahtera Cahaya

August 28, 2025

Apresiasi Kinerja, PT Macan Sejahtera Cahaya Berangkatkan Karyawan Ibadah Umrah

November 24, 2025
Gelar Rapat Evaluasi, PT Gandaerah Hendana Apresiasi Kinerja Pekerja PT Macan Sejahtera Cahaya

Gelar Rapat Evaluasi, PT Gandaerah Hendana Apresiasi Kinerja Pekerja PT Macan Sejahtera Cahaya

May 8, 2026

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0

macOS Sierra review: Mac users get a modest update this year

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0
Wanita Korban Ditabrak 3 Oknum Polisi di Medan Meninggal Dunia Setelah Dirawat Berbulan-bulan

Wanita Korban Ditabrak 3 Oknum Polisi di Medan Meninggal Dunia Setelah Dirawat Berbulan-bulan

May 16, 2026
Menjelang Puncak Haji, 24 Jemaah Indonesia Wafat di Tanah Suci

Menjelang Puncak Haji, 24 Jemaah Indonesia Wafat di Tanah Suci

May 16, 2026
Rupiah Tembus Rp17.600 per Dolar AS, Harga Mi Instan hingga Gadget Terancam Naik

Rupiah Tembus Rp17.600 per Dolar AS, Harga Mi Instan hingga Gadget Terancam Naik

May 16, 2026
Grand Max Ditabrak Kereta Api di Sunggal, Lansia Tewas Terpental dari Mobil

Grand Max Ditabrak Kereta Api di Sunggal, Lansia Tewas Terpental dari Mobil

May 16, 2026

Recent News

Wanita Korban Ditabrak 3 Oknum Polisi di Medan Meninggal Dunia Setelah Dirawat Berbulan-bulan

Wanita Korban Ditabrak 3 Oknum Polisi di Medan Meninggal Dunia Setelah Dirawat Berbulan-bulan

May 16, 2026
Menjelang Puncak Haji, 24 Jemaah Indonesia Wafat di Tanah Suci

Menjelang Puncak Haji, 24 Jemaah Indonesia Wafat di Tanah Suci

May 16, 2026
Rupiah Tembus Rp17.600 per Dolar AS, Harga Mi Instan hingga Gadget Terancam Naik

Rupiah Tembus Rp17.600 per Dolar AS, Harga Mi Instan hingga Gadget Terancam Naik

May 16, 2026
Grand Max Ditabrak Kereta Api di Sunggal, Lansia Tewas Terpental dari Mobil

Grand Max Ditabrak Kereta Api di Sunggal, Lansia Tewas Terpental dari Mobil

May 16, 2026

Trabas News hadir sebagai media online yang cepat, tepat dan berimbang yang selalu update.

Follow Us

Browse by Category

  • Bisnis
  • Entertainment
  • Medan
  • Nasional
  • Ototekno
  • Uncategorized
  • Viral

Recent News

Wanita Korban Ditabrak 3 Oknum Polisi di Medan Meninggal Dunia Setelah Dirawat Berbulan-bulan

Wanita Korban Ditabrak 3 Oknum Polisi di Medan Meninggal Dunia Setelah Dirawat Berbulan-bulan

May 16, 2026
Menjelang Puncak Haji, 24 Jemaah Indonesia Wafat di Tanah Suci

Menjelang Puncak Haji, 24 Jemaah Indonesia Wafat di Tanah Suci

May 16, 2026
  • Tentang
  • Iklan
  • Redaksi
  • Privacy & Policy
  • Hubungi

© 2024 Trabas News

No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Medan
  • Viral
  • Ototekno
  • Entertainment

© 2024 Trabas News