TRABASNEWS – Seorang sopir truk bernama Sandi (35) menjadi korban pencurian dengan kekerasan di kawasan Jalan Raya Pelabuhan, tepatnya di area peti kemas PT Pelindo, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa (23/6/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Saat kejadian, korban sedang menggunakan ponselnya untuk memotret deretan truk kontainer yang berada di lokasi.
Kanit Pidum Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan, Ipda Marcellino Damanik, mengatakan dua pelaku datang berboncengan menggunakan sepeda motor sebelum akhirnya merampas ponsel milik korban.
“Tiba-tiba dua orang pelaku yang datang berboncengan dengan sepeda motor langsung merampas handphone yang sedang digunakan korban,” ujar Marcellino, Kamis (25/6/2026).
Tidak tinggal diam, korban berupaya mengejar pelaku dan sempat terlibat perkelahian dengan salah seorang pelaku. Namun situasi berubah menjadi brutal ketika salah satu pelaku mengeluarkan martil dan menyerang korban.
“Korban sempat terlibat perkelahian dengan salah seorang pelaku. Dalam aksi tersebut, salah satu pelaku mengayunkan martil ke arah kepala korban,” jelasnya.
Serangan itu membuat korban mengalami luka di bagian kepala. Warga sekitar yang melihat kejadian sempat berusaha memberikan pertolongan, namun kedua pelaku berhasil melarikan diri dari lokasi.
Usai kejadian, korban langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Pelabuhan Belawan. Polisi yang menerima laporan segera bergerak melakukan penyelidikan.
Berdasarkan hasil penyelidikan, petugas memperoleh informasi mengenai keberadaan salah satu pelaku di kawasan Jalan Raya Pelabuhan, Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan.
Polisi kemudian bergerak cepat dan berhasil menangkap salah satu tersangka bernama Mulia Safikri Dermawan alias Seno (21).
“Kami bergerak cepat setelah menerima laporan dari korban. Dalam hitungan jam, salah satu pelaku berhasil kami amankan,” kata Marcellino.
Saat ini, tersangka telah diamankan di Polres Pelabuhan Belawan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, polisi masih memburu satu pelaku lain yang berhasil melarikan diri.
“Saat ini kami masih melakukan pengembangan untuk mengejar pelaku lainnya yang terlibat dalam aksi pencurian dengan kekerasan tersebut,” pungkasnya.
Sumber: Detik Sumut





















