TRABASNEWS – Peristiwa tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di wilayah Bekasi Timur, Bekasi, menimbulkan korban jiwa dan luka dalam jumlah besar. Hingga Selasa (28/5/2026) pagi, jumlah korban meninggal dunia tercatat sebanyak 14 orang, sementara puluhan lainnya masih menjalani perawatan medis.
Pihak PT Kereta Api Indonesia melaporkan bahwa selain korban meninggal, terdapat 84 penumpang yang mengalami luka-luka dengan berbagai tingkat keparahan. Seluruh korban luka telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan di sejumlah rumah sakit di sekitar lokasi kejadian.
Korban meninggal dunia dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara itu, korban luka dirawat di beberapa fasilitas kesehatan seperti rumah sakit umum daerah hingga rumah sakit swasta di kawasan Bekasi dan sekitarnya.
Manajemen KAI memastikan bahwa seluruh biaya perawatan korban luka maupun pemakaman korban meninggal dunia akan ditanggung melalui kerja sama dengan pihak asuransi dan perusahaan. Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab terhadap para penumpang yang terdampak.
Selain penanganan korban, petugas juga mengamankan barang-barang milik penumpang yang ditemukan di lokasi kejadian. Seluruh barang tersebut kini berada dalam pengelolaan layanan kehilangan dan temuan untuk memudahkan proses klaim oleh pemiliknya, sekaligus mendukung proses identifikasi korban.
Untuk membantu keluarga korban mendapatkan informasi, KAI telah mendirikan posko tanggap darurat dan layanan informasi di Stasiun Bekasi Timur. Posko ini menjadi pusat koordinasi bagi keluarga yang mencari kepastian terkait kondisi anggota keluarganya.
Dari sisi operasional, Stasiun Bekasi Timur untuk sementara belum melayani aktivitas penumpang. Perjalanan KRL hanya dioperasikan hingga Stasiun Bekasi, sementara jalur tertentu telah kembali dibuka secara terbatas guna mendukung perjalanan kereta api lainnya.
Hingga saat ini, proses evakuasi dan penanganan dampak kecelakaan masih terus berlangsung dengan melibatkan berbagai pihak terkait.
Sumber: Detik



















