TRABASNEWS – Sebanyak 23 pasangan mengikuti kegiatan nikah massal yang digelar Yayasan Safiatul bersama Pengajian An-Nisa dalam rangkaian Milad ke-25 Pengajian An-Nisa di Raz Plaza Hotel, Jalan Dr Mansyur, Medan, Rabu (30/9/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap. Dalam kesempatan itu, Zakiyuddin menyerahkan buku nikah secara simbolis kepada pasangan pengantin sekaligus memberikan uang saku.
Ia menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan nikah massal tersebut karena dinilai membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi untuk melangsungkan pernikahan secara sah.
Menurut Zakiyuddin, bantuan yang diberikan kepada para peserta tidak hanya berupa proses pernikahan. Para pengantin juga mendapatkan pakaian, mahar, biaya perjalanan, uang saku hingga fasilitas penginapan.
“Program seperti ini sangat baik dan harus didukung penuh. Pasangan pengantin sudah disiapkan pakaian, mahar, ongkos, uang saku, hingga penginapan hotel. Bahkan hari ini, saya pribadi juga akan menambah uang saku untuk para pengantin,” ujar Zakiyuddin.
Selain memberikan dukungan terhadap kegiatan sosial tersebut, Zakiyuddin juga berpesan kepada 23 pasangan yang baru membangun rumah tangga agar memiliki komitmen dalam menjaga keutuhan keluarga.
Ia menyinggung angka perceraian di Kota Medan yang disebut mengalami peningkatan, dari sekitar 3.500 perkara pada 2024 menjadi sekitar 3.800 perkara pada 2025.
Zakiyuddin mengingatkan agar persoalan ekonomi dan materi tidak menjadi alasan bagi pasangan untuk mudah mengakhiri pernikahan.
“Menikah itu mudah dan gratis, tetapi yang sulit adalah mempertahankannya. Jangan pernah bercerai hanya karena harta atau godaan perselingkuhan. Jaga kebersamaan, saling mendoakan, dan lindungi amanah anak yang diberikan,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa kehidupan rumah tangga membutuhkan kesabaran, kebersamaan serta kemauan dari kedua pasangan untuk menghadapi berbagai persoalan.
Menurutnya, anak juga merupakan amanah yang harus dijaga dan dirawat bersama oleh orang tua.
Zakiyuddin berharap kegiatan nikah massal dapat terus dilaksanakan dan diperluas sehingga semakin banyak masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh kesempatan untuk menikah secara resmi.
Ia juga mengajak Pengajian An-Nisa serta organisasi kemasyarakatan lainnya untuk terus menghadirkan kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kota Medan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan Dr H Impun Siregar, Kepala Badan Kesbangpol Andi Mario Siregar, Kabag Kesra Agus Maryono, Ketua Pengajian An-Nisa Hj Mas Tiara atau Kak Imas, Founder Sri Wahyuni Foundation, serta sejumlah pejabat Pemko Medan, camat dan lurah.
Sumber: Tribun Medan






















