TRABASNEWS – Seorang pelajar kelas X di SMAN 5 Binjai menjadi korban pembegalan saat melintas di Jalan Sawo III, Kelurahan Berngam, Kecamatan Binjai Kota, Senin pagi. Korban bernama Yuda mengalami luka di kedua pergelangan tangan akibat serangan senjata tajam yang dilakukan pelaku.
Peristiwa itu terjadi usai korban mengantarkan ayahnya bekerja sebagai sopir truk. Setelah itu, Yuda memilih melintasi jalan pintas menuju sekolah agar tidak terlambat mengikuti kegiatan upacara.
Seorang warga bernama Andre menyebutkan korban melewati kawasan yang dikenal sepi, terutama saat cuaca gerimis. Jalan tersebut berada di dekat area pemakaman dan jarang dilalui warga pada pagi hari.
“Korban habis mengantar ayahnya kerja. Karena buru-buru mau ke sekolah dan jadi petugas upacara, dia memilih lewat Jalan Sawo III supaya lebih cepat sampai,” ujar Andre.
Menurut Andre, suasana di lokasi kejadian sangat sunyi sehingga pelaku leluasa menjalankan aksinya. Korban kemudian diserang menggunakan senjata tajam sebelum sepeda motor miliknya dibawa kabur.
“Jalan di situ memang sepi, apalagi saat gerimis. Korban juga diserang pakai senjata tajam,” katanya.
Usai kejadian, korban langsung dilarikan ke RSUD dr Djoelham Binjai untuk mendapatkan perawatan medis. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait aksi pembegalan tersebut dan belum memberikan keterangan resmi mengenai pelaku.
Sumber: Mistar




















