TRABASNEWS – Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan dan mengevakuasi dua korban longsor di Lingkungan II, Kelurahan Wek I, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, Rabu (20/5/2026). Kedua korban merupakan ibu dan anak yang sebelumnya tertimbun material longsor sejak Senin petang (18/5/2026).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Medan, Hery Marantika, mengatakan kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah proses pencarian intensif selama dua hari.
“Setelah dilakukan pencarian intensif oleh Tim SAR Gabungan, kedua korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” kata Hery Marantika.
Korban diketahui bernama Yasine Gulo (43) dan Sariman Gulo (25). Jenazah keduanya telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Hery menjelaskan, korban pertama atas nama Yasine Gulo ditemukan pada Selasa pagi (19/5/2026) sekitar pukul 09.40 WIB. Tim SAR melakukan penyisiran dan penggalian di area longsor menggunakan peralatan manual serta dukungan alat berat.
“Korban pertama berhasil ditemukan setelah Tim SAR gabungan melakukan assessment dan penyisiran di area longsoran menggunakan peralatan manual serta dukungan alat berat di lokasi terdampak,” ujarnya.
Usai menemukan korban pertama, operasi pencarian kembali dilanjutkan untuk mencari Sariman Gulo yang masih dinyatakan hilang. Tim SAR memperluas area pencarian dengan metode teknis menyesuaikan kondisi medan yang cukup berat.
“Area longsoran yang cukup luas serta kondisi tanah yang masih labil menjadi tantangan tersendiri selama proses pencarian berlangsung,” ucap Hery.
Ia mengungkapkan, proses pencarian dilakukan secara hati-hati karena tanah di lokasi masih berpotensi mengalami longsor susulan akibat tingginya curah hujan.
Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil setelah korban kedua ditemukan pada Rabu pagi sekitar pukul 09.30 WIB dalam keadaan tertimbun material longsor.
“Korban kedua berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di area longsoran setelah tim melakukan penggalian dan penyisiran lanjutan pada sektor prioritas pencarian,” ungkap Hery.
Hery juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian tersebut, mulai dari Pos SAR Danau Toba, Pos SAR Sibolga, BPBD Tapanuli Selatan, TNI-Polri, Damkar, PT AR Martabe, pemerintah daerah hingga masyarakat setempat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja keras selama operasi pencarian hingga seluruh korban berhasil ditemukan,” katanya.
Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR longsor di Kecamatan Batangtoru resmi ditutup dan seluruh personel dikembalikan ke satuan masing-masing.
Sumber: Viva Medan




















