TRABASNEWS – Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 resmi berakhir pada Minggu (2/8/2026) malam setelah berlangsung selama satu bulan penuh sejak dibuka pada 3 Juli 2026. Selama penyelenggaraan, nilai transaksi ekonomi yang tercipta mencapai sekitar Rp50 miliar.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa PRSU tidak hanya menjadi ajang hiburan masyarakat, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian daerah serta membuka peluang investasi.
Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, mengatakan pemerintah daerah akan terus mendorong pengembangan investasi dan meningkatkan daya saing seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara.
“Pemprov Sumut akan terus mendukung perkembangan investasi dan daya saing daerah-daerah. Kita yakin setiap daerah memiliki potensinya masing-masing,” ujar Surya saat menghadiri acara penutupan PRSU ke-50.
Menurutnya, setelah memasuki penyelenggaraan yang ke-50, PRSU diharapkan tidak sekadar menjadi agenda tahunan, melainkan mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat dan dunia usaha.
Ia juga menekankan pentingnya mempertahankan kolaborasi yang telah terjalin selama penyelenggaraan acara agar dapat terus mendorong pertumbuhan berbagai sektor strategis.
“Harapan kita kolaborasi yang tercipta bisa memberikan semangat yang lebih untuk meningkatkan sektor-sektor yang kita miliki seperti UMKM, investasi hingga pariwisata,” katanya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU), Ferry Indra, menyebut keberhasilan PRSU ke-50 terlihat dari besarnya perputaran ekonomi yang dihasilkan serta dampak positif yang dirasakan para pelaku usaha.
“Semoga ini menjadi proses transformasi PRSU ke arah yang lebih baik lagi ke depannya,” ucap Ferry.
Ia menjelaskan, penyelenggara tidak hanya mengejar jumlah pengunjung, tetapi juga berupaya meningkatkan kualitas pelaksanaan acara melalui kenyamanan, keamanan, serta tata kelola yang lebih baik.
“Kita tidak hanya memandang kuantitas, tetapi juga kualitas bagaimana kenyamanan, keamanan, tata kelola dan lainnya,” jelasnya.
Ferry menambahkan, salah satu upaya yang dilakukan pada PRSU tahun ini adalah melibatkan sekitar 75 persen talenta lokal dalam berbagai rangkaian kegiatan. Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan ruang yang lebih besar bagi pelaku seni dan industri kreatif di Sumatera Utara sekaligus memperkuat identitas daerah melalui ajang pameran tahunan tersebut.
Sumber: Mistar.id





















